Why Not ?!

book11

Iya.  Why not ?  Salah ya penulis jualin buku-buku yang udah mereka tulis sendiri ?  Ini sebenarnya termasuk langkah promosi jemput bola selain juga untuk lebih dikenal oleh publik.  Bisa aja sih penerbit yang mempromosikan dan mendistribusikan buku-buku tulisan kita. Hal ini memang sering kita liat iklan-iklan penerbit mayor yang promo  buku-buku terbitan mereka.

Sebenarnya kita juga kudu tau gimana sih perjanjian di ‘belakang’.  Perjanjian antara penerbit dan penulis.  Apakah dari awal udah ‘beli putus’ jadi penulis tidak mendapat keuntungan dari penjualan buku berhubung udah dibayar oleh penerbit.  Ada juga yang cukup dipanjer 1 buah buku gratis dari penerbit dan selanjutnya terserah penulis.  Terserah maksudnya mau diem aja atau ikut promo memasarkan buku tulisannya (biasanya untuk even antologi di penerbit-penerbit mayor tertentu).  Ada juga yang dapet royalti tiap waktu tertentu sesuai kesepakatan tertulis.  Penulis yang dapet royalti ini pun biasanya juga tetap jualin bukunya.

Hasil inbox bareng mbak Asri Supatmiati, penulis Islami yang juga jurnalis Radar Bogor ini, walaupun buku-bukunya udah diterbitin penerbit mayor  diantaranya “Cewek Buka-Bukaan” ; Mizan , “The World of Me” ; GIP dst.nya menurut beliau justru kalo penulis ikutan ngejualin buku bisa dapet profit lebih gede dari royalti yang didapet dari penerbit.  Wow !

Kalo menurut dr.Nurul Inayah,  penulis buku kesehatan yang bukunya juga diterbitkan oleh penerbit mayor : “Kiat Sehat Dengan Dan Tanpa Obat” ; Qanita , “Vaksin & Vaksinasi : Dokter Mengungkap Fakta Di Tengah Kontroversi” ; Bukukita – Agromedia Group, kata beliau memang gak mesti juga penulis ikut jualin.  Tergantung akad karena tiap penerbit punya klausul akad variatif plus pasal-pasal yang membahas kesepakatan masalah marketing ini.

Novelis yang juga jurnalis dari Radar Banjarmasin, Randu  dengan novel-novelnya  “Jazirah Cinta” – Zaman ;” Galuh Hati ” – Moka Media, “Selalu Ada Kapal Untuk Pulang” – Diva Press, “Liberty” – KPG justru gak peduli mau diterbitkan oleh penerbit mayor ataukah indie yang penting tetep promo alias jualan novel-novel hasil karyanya.

Okelah yang penting perkenalkan pada dunia akan karya-karya kita ya.  Dibaca ya Alhamdulillah.  Dibeli juga Alhamdulillah.

Thanks to mbak Nurisma Fira & Irtikaz ~ u. buku antologi Puzzle Dakwah ; juga Orchid Publisher ~ u. buku antologi “Untaian Melodi Rindu”.

#worldbookday ; #23april

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s