PALESTINE ONLY SAVED BY KHILAFAH !
Temans,
Kecaman tak cukup mematahkan serangan Israel. Diplomasi di meja perundingan perdamaian hanya omong kosong belaka. Menurunkan bala tentara internasional demi menengahi pertikaian tak kan pernah berhasil. Hegemoni buas yang tak pernah kenal kemanusiaan selama berpuluh tahun ini hanya mampu dimatikan dengan tegaknya Khilafah Islamiyah.
Hey para tentara muslim ! Tak tergetarkah nuranimu membela para saudara seimanmu ?! Bila segenap tentara muslim bersatu padu dan menggentarkan Israel laknatullah, maka kebuasan itu niscaya padam. Bila segenap kekuatan militer muslim bersatu padu , sluruh kaum muslim di penjuru dunia menyatukan kekuatannya maka kembali kekuatan jihad Islam yang sebenarnya.
pahamilah Ilmu agar peluru dan bom waktu dapat mengerti arti kebijaksanaan cahaya hatimu. Iringi ikhlasnya sebuah pengamalan pengorbana dan keteguha tauhid, buah tata di atas totalitas perjuangan. Percaya adalah permata ukhuwah agar jihad juga dapat berdiri bersama cinta. Hiruplah kesturi syahid tanah negeri, tanah dari panji bendera para mujahid. Ummati ! Ummati ! Ummati ! Rapatkan setiap shaf perjuangan kita ! [ Doa, Batu dan Airmata by Thufail Al Ghifari]
Terlaknat sekat nasionalisme ! Hey penguasa negeri Muslim ! Kau tutup pagar perbatasan demi berlindungnya hamba Allah dari buasnya hantaman peluru zionis ! Dimana umat Islam ?! Dimana kaum muslimin ?!!! Dimana ?! Di situkah dirimu yang tengah bersenda gurau dengan sanak keluargamu ?! Di situkah engkau dengan timbunan harta korupsimu ?! Di situkah engkau tengah bersantai dengan para teman dan sahabatmu ?! Sementara segelintir dari kaum mu tengah berpikir keras tuk keluar dari buasnya hantaman zionis ! Menghindar dari kejaran zionis ! Dan wangi kesturi menghambur seketika saat peluru-peluru itu hujani bumi Al-Aqsa. Seruan khilafah menggema hingga ke penjuru bumi. Khilafah ! Hanya khilafah yang mampu selamatkan kami. KHILAFAH ! KHILAFAH ! KHILAFAH !
How does Egypt respond? The border guards bar me. Ring the alarm, the situation’s lacking Islam. They build a wall to fence us in like Animal Farm. We vow to give up nothing though they’re roughing us up. Can’t get to school in case they shoot at the bus. A pistol whipping if your caught nipping out after class and that’s a blessing see the tanks roll in bringing much death in to the lesson, you bet it’s depressing. [Gaza Strip by Blakstone]



foto ** : http : syabab.com

soulharmony 5:18 am on December 30, 2008 Permalink |
Hidup Palestine
puan malaya 5:49 am on December 30, 2008 Permalink |
Free Palestine from Zionis !
ernalilis 9:21 am on December 30, 2008 Permalink |
Mengapa ya Mia.. didunia semaju sekarang praktek-praktek barbarian seperti yang dilakukan Israel pada saudara-saudara kita di palestine masih juga bisa terjadi.. ? dan mengapa yang lain juga berdiam diri..?
*sedih dan merenung sendiri*
syafwan 4:41 pm on December 30, 2008 Permalink |
Peradapan memang maju. Tapi otak mereka jahiliah. Tunggu saja pembalasan akhir zaman. semoga kita termasuk dalam orang-orang yang terang. amin
abdul 3:20 am on December 31, 2008 Permalink |
Kamu tidaklah sendiri wahai rakyat palestine, tetaplah berjuang di jalan Allah. Kehidupan berikutnya insya Allah jauh lebih indah….
Do’a kami menyertaimu….
gusti 6:32 am on December 31, 2008 Permalink |
Dunia Islam sedang dalam kekacauan, selama 60 tahun rakyat palestina menderita karna ulah kaum Zionis… rasanya sudah cukup, saatnya dunia islam bersatu..
Kunci diplomasi dari semua ini ada ditangan Amerika dan kunci kemerdekaan adalah perjuangan…
Posting akhir tahun « Syafwan Irawan 5:17 pm on December 31, 2008 Permalink |
[...] hanya sekali. Permasalahannya, apakah hal itu bermakna dan berarti?” “lihatlah jauh kesana. Saudaramu yang tertimpa kemalangan dan dalam peperangan. Apakah yang akan kau lakukan ini [...]
Fathimah 11:22 pm on December 31, 2008 Permalink |
Marilah kaum muslimin bersungguh-sungguh untuk berjuang menegakkan khilafah, Telah jelas menghadapi agressor Israel tidak mungkin dengan dialog, meminta tolong kepada penguasa muslim yang telah menjadi kaki tangan mereka, apalagi berharap dengan DK PBB dan Amerika Serikat yang menjadi sekutunya. Kaum muslimin harus bersatu dibawah satu institusi pemersatu yakni khilafah yang akan melindungi umat Islam..Allahuakbar
ikrar muhammad 8:48 am on January 2, 2009 Permalink |
mau kesana gak ada ongkosnya jadi alasan terkuat juga tuh. tapi tetep aja beli produk ala zionis padahal nyumbang gak seberapa
hhhh ribet juga bu laian indonesia kan NATO
ahmad sheva 6:57 pm on January 2, 2009 Permalink |
membangun khilafah kan g segampang itu bu . kan musti ada bertahap .
klo menurut saya sih bu , , yg paling penting adalah menyatukan umat muslim di seluruh dunia sehingga menjadi satu tubuh . nanti khilafah akan muncul dengan sendirinya . gmn bu ?
puan malaya 8:22 am on January 3, 2009 Permalink |
@ahmad sheva : agenda perjuangan —-> mempersatukan kaum muslimin sedunia dan menyadarkan umat Islam bahwa Khilafah adalah milik mereka juga sebagai wadah persatuan untuk kembali melanjutkan kehidupan Islam. Gimana, Nak ?
ahmad sheva 8:59 am on January 3, 2009 Permalink |
berarti mempersatukan dulu baru membangun khilafah kn ?
puan malaya 9:10 am on January 3, 2009 Permalink |
@ahmad sheva : ya dua** nya. Mempersatukan umat Islam plus memahamkan khilafah adalah milik umat Islam juga. Ada apa sih ?! Mas mas kalo mo diskusi silakan hubungi ikhwah terdekat ya, mereka on 24 jam. Memang membangun khilafah itu gak gampang, perlu pemikiran perlu pengorbanan dan sudahkah anda punya kesadaran bahwa khilafah adalah milik anda juga ? kan pengen bersatu ? pengen melanjutkan kehidupan Islam ? ayo kita berjuang jangan saling nanya** yang gak perlu. ok ?!
ikrar muhammad 2:57 pm on January 3, 2009 Permalink |
@ ahmad sheva & mbak saya (puan malaya)
sudah sudah mari kita duduk memperbincangkan ini dengan kepala dingin. berjuang, mempersatukan dan juga penerapan syariat itu harus seimbang jangan berat sebelah ya!!
“diusir keduannya karena sok tahu”
lauraherniza 7:17 am on January 4, 2009 Permalink |
@ahmad sheva
justru dengan menyatukan pemikiran, perasaaan dan peraturan kaum muslimin butuh perjuangan yang sangat mendalam. nah, kalo hanya menyatukan saja, hari ini atw besok pun bisa. suruh mereka datang ke masjid dan berangkat haji. tapi yang ada setelah itu buyar lagi. karena apa? pemikiran, perasaan dan peraturan mereka tidak sama. khilafah tidak akan muncul dengan sendirinya, seperti rumput di tanah lapang. khilafah harus di perjuangkan sekarang juga, karena dengan khilafah bumi ini akan selamat dari pemikiran-pemikiran sampah, yang selama ini masih ada di benak diri kaum muslimin..
hanya saja khilafah belum di berikan kesempatan oleh orang-orangg yang tidak mengerti khilafah. kalo saja khilafah diberikan kesempatan memimpin, insya Allah mereka enggan untuk berpaling ke khilafah
WASSLM
ikrar muhammad 11:36 am on January 4, 2009 Permalink |
kalu kau kumpulkan seluruh pembendaharaan harta di dunia niscaya tidak akan sanggup kamu mnyatukan hati2 mereka. hanya Allahlah yang dapat menyatukan hati mereka.
btw laura herniza ada lagi nih. tadi ke monas ya
smanpsch 11:04 pm on January 4, 2009 Permalink |
no comment…
puan malaya 2:53 am on January 5, 2009 Permalink |
@smanpsch : no comment = cemen ?! Uppss.. Perlu dipertanyakan tuh kok ga comment padahal dari sebuah sma yang terletak di serambi mekkah – nya Kalimantan Selatan. Hmm.. perlu dipertanyakan kepeduliannya terhadap sodara seimannya yang sedang ditindas secara terang-terangan di muka dunia, di muka publik bahkan di hadapan Allah SWT.
ahmad sheva 12:19 pm on January 8, 2009 Permalink |
bisa minta alamat site milik ikhwan yang berkaitan dengan ini enggak bu ? khusus mengenai masalah ini saya ada beberapa pertanyaan .
berjuang so pasti lah . kita orang muslim kn ?